Header Ads

AUD/USD Di Level Rendah, Data China Pukul Komoditas

dolar_australia
Seputarjateng.Com - Dolar Australia bergeming di level rendahnya terhadap Dolar AS di sesi perdagangan Asia Jumat (21/Oktober) ini, meskipun data lemahnya harga rumah di negara partner perdagangan nomor satu Australia, China, sebetulnya berpotensi menjadi sinyal yang bisa memukul kembali permintaan komoditas. AUD/USD diperdagangkan di harga 0.7623 saat berita ini ditulis, sedikit tergelincir dari angka 0.7633 di sesi sebelumnya.

Di China, harga rumah untuk bulan September meningkat dengan laju yang hanya 4.3 persen, sangat jauh di bawah perolehan tahun ke tahun sebanyak 9.2 persen sebelumnya. Data ini berpotensi menjadi sinyal yang bisa memukul lagi permintaan komoditas.

Dari sisi Dolar AS, mata uang tersebut tengah mendapat energi dari data-data ekonomi AS, terutama dari sektor perumahan yang menampilkan lompatan setelah dua bulan berturut lesu. Meski ada sedikit kenaikan dalam klaim pengangguran AS mingguan, pasar masih yakin akan kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada bulan Desember mendatang.



RBA Bisa Potong Suku Bunga Karena Ini
Sementara itu, dari Australia sendiri tak ada rilis data pada hari ini. Namun kemarin, data ketenagakerjaan Australia tercatat mengecewakan dengan penurunan jumlah tenaga kerja full-time menjadi 53,000 sementara hanya 43,000 orang yang mendapatkan pekerjaan paruh waktu. Namun demikian, jumlah orang yang kehilangan pekerjaan menurun sebanyak 9,800, mematahkan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebanyak 15,000.

Menurut Paul Dales, Kepala Ekonom di Capital Economics, RBA mungkin tak akan terlalu khawatir dengan penurunan jumlah lapangan kerja pada bulan September, karena tingkat pengangguran juga ikut turun ke angka 5.6 persen dari sebelumnya di angka 5.7 persen. Namun, Dales menambahkan, pasar tenaga kerja yang beringsut mendekati keterpurukan bisa saja membuat Gubernur RBA, Philip Lowe, memotong lagi suku bunga RBA. - seputarforex

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.